JAWABAN UAS semester / VII

Kelompok Kawasan : AMERIKA

Nama Negara : Brazil

Nama / NIM : Ganjar Nugraha / 44304057

Kapabilitas Politik Negara

Paham yang dianut

Uraian

Keterangan

Ideologi

Demokrasi

Ideologi Brazil adalah Demokrasi dengan dengan system pemerintahan Presidensil

Presiden : Luiz Inacio Lula da Silva

Wkil Presiden : Jose Alensar Gomes da Sllva

Brasil merupakan republik federal yang terdiri dari 26 negara bagian dan satu wilayah federal dimana Brasília, ibukota negara berada. Setiap negara bagian memiliki pemerintahannya sendiri dengan susunan yang mirip dengan susunan pemerintahan pada tingkat federal, mempunyai kekuasaan masing-masing

pemilihan umum 4 tahun sekali,

· Konstitusi Brazil tahun 1988 memberikan kekuasaan yang besar pada pemerintah federal. Presiden Brasil memegang kekuasaan eksekutif yang besar seperti menunjuk kabinet, dan sebagai kepala negara dan pemerintahan. Presiden dan wakil presiden dipilih bersamaan dalam. Kongres Nasionalnya (Congresso Nacional) adalah sebuah badan bikameral yang terdiri dari Senat Federal (Senado Federal) dan Câmara dos Deputados

· Undang-undang dasar tahun 1988 memuat banyak konsep-konsep baru yang cemerlang dimulai dari perlindungan terhadap lingkungan sampai kepada pemberian kekuasaan lebih luas kepada badan legislatif di dalam hubungannya dengan badan eksekutif. Sejak tahun 1992 perubahan-perubahan penting telah dilakukan yang terutama berkaitan dengan persoalan di bidang ekonomi.

· kongres nasional nya masing-masing terdiri dari 81 dan 513 kursi dengan masa jabatan yang berbeda.

· Kepala pemerintahan negara bagian adalah seorang gubernur yang dipilih oleh pemungutan suara langsung dibawah undang-undang dasar federal

· Lembaga peradilan mengikuti pola federal dan wilayah hukumnya ditentukan sedemikian rupa guna menghindari benturan ataupun penerapan berlebihan dengan sistem peradilan federal.

Ekonomi dan Teknologi

Ekonomi Sosialis Moderat

· Kebijakan Ekonomi Sosialis,

· Ternologi brazil lebih mengarah kepada industry-industri industry untuk menunjang perekonomiannya

· Yaitu pembangunan ekonomi yang dilakukan untuk atau diinginkan menuju kemandirian ekonomi.

· Indusri pesawat terbang, computer, bio fuel, kesehatan,

· GDP: $943 Juta,
GDP: $1.616 trilliun, Pendapatan Per capita GDP: $8,600.

· Brazil berhasil mengmbangkan teknologi di bidang kesehatan dikenal dengan Stem Cell

· Pada Pemilihan Umum 2006 Lula da Silva dari Partai Buruh (Partido dos Trabalhadores) memenangkan Pemilihan Putaran kedua dengan margin sekitar 20 juta suara dari saingannya, munculnya Lula da Silva sebagai Presiden merupakan perubahan menuju skema kebijakan ekonomi sosialis

· Stem Cell ialah pengembangan sel induk embrio

Demografi

Jumlah penduduk / populasi : 188 juta (2007)

Terdiri dari :

1. Penduduk

2. Bahasa

3. Agama

4. RAS

Kesukuan : * Bangsa Portugis, Italia, Jerman, Spanyol, Jepang, Arab, Dari Afrika, dan orang berasal pribumi

· Agama yang dianut lainya : agama tradisional Afrika, Yahudi, Budhisme, Shinto

· Bahasa Portugis adalah bahasa resmi Brasil . Terkecuali bahasa-bahasa yang digunakan oleh para suku Indian di Brasil, bahasa Portugis adalah satu-satunya bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Tidak ditemukan adanya dialek dari wilayah lain manapun. Brasil adalah satu-satunya negara yang berbahasa Portugis di Amerika Selatan.

· Terdapat tiga ras dasar penduduk Brasil. Penduduk asli (Indian) dan pendatang dari Eropa (terutama Portugis) dan Afrika (mayoritas dari pantai barat sub-Sahara).

· Brasil adalah negara yang memiliki salah satu sistem sungai terluas di dunia, dengan delapan aliran sungai.

· Semenjak penemuan Brasil di tahun 1500 hingga berakhirnya masa kerajaan di tahun 1889, agama resmi adalah Katholik. Namun dengan diberlakukannya Konstitusi Republik di tahun 1891 undang-undang Brasil secara tegas memisahkan urusan agama dan negara, menjamin kebebasan beragama secara mutlak. Saat ini 73,8 persen populasi Brasil beragama Roman Katholik

· Jumlah penduduk Brasil adalah yang ke-lima terbesar di dunia dengan 178 juta penduduk setelah Cina , India , Amerika Serikat dan Indonesia . Saat ini populasi Brasil didominasi sebanyak 48% oleh kelompok usia muda dibawah 29 tahun.

Kepadatan penduduk : 22/km²

Pertumbuhan penduduk : 1,1%

Pria : –

Wanita : –

Bahasa : bahasa portugis

Agama : *katolik Roma (74%), protestan (15,4%), Spiritisme (1,3%),Islam (0,01%) dan agama lainnya (agama tradisional )

Militer

· Pesawat pengintai

FAB)

· EMB-145, EMB-145A/R

· Ankatan bersenjata

· tentara brazi (angkatan darat),

· Angkata Udara (Marinha do Brasil (MB), termasuk Naval Air and Marine Corps

· Angkatan Udara Brazilian Air Force (Forca Aerea Brasileira.

· Air Force (Forca Aerea Brasileira, FAB)

Geografi

Hutan Amazon

· Pico da Neblina

· Sungai Amazon

· Iklim

· Memiliki aliran Sungai terluas di dunia

· beriklim tropis

· kota-kota penting

Brasil adalah negara yang memiliki salah satu sistem sungai terluas di dunia, dengan delapan aliran sungai.

· Brazil mempunyai lima daerah keadaan iklim : sub katulistiwa, tropis, semiarid, tanah tinggi tropis, dan subtropis.

· Kota-kota penting di Brasil antara lain Brasília, São Paulo dan Rio de Janeiro.

Di bagian utara Brasil terdapat Hutan Amazon dan semakin terbuka ke arah selatan dengan bukit-bukit dan gunung kecil. Daerah selatan merupakan pusat populasi dan agrikultur Brasil. Beberapa pegunungan terletak di pesisir Samudra Atlantik yang mencapai 2.900 meter dengan puncak tertinggi Pico da Neblina setinggi 2.994 m. Sungai-sungai yang terdapat di Brasil antara lain Sungai Amazon, Paraná, dan Iguaçu di mana terdapat Air Terjun Iguaçu.

Diplomasi

Politik Luar Negeri yang bersifat Pragmatis

Politik luar negeri yang Brazil yang lebih pragmatis(bersipat) Ini tentunya membentuk persepsi banyak orang bahwa Negara ini mampu memainkan peranan penting dikawasan dan peran di dunia internasional dalam proses Interaksi Internasionalnya. Peran itu terlihat nyata dengan sumbangsihnya terhadap upaya kerjasama United South Amerika yang merupakan atas prakarsa Brazil dan Venezuela.

Dan dapat menjalin hubungan dengan negara negara seperti Amerika Seriakat cukup terjalin dengan baik walaupun negara ini sedang bersitegang dengan Venezuela yang berusaha menerapkan nasionalisasi di negara tersebut namun Brazil mampu memainkan dua peran tersebut dengan baik dalam melindungi national Interestnya.

Sejarah Interaksi Internasional

Sejarah interaksi Brazil di bagi 4 periode :

1. Era kolonial

2. Kemerdekaan

3. Kerajaan

4. Republic

Era Kolonial

Pada masa ini Brazil mwngalami masa penjajahan di bawah kekuasaan Uni Spayol dan Portugal (1580-1640), pada masa ini juga dengan di temukannya Emas di Brazil sekitar tahun 1690-1800 Inggris dan Belanda dan negara-negara Eropa lainnya banyak melakukan invasi ke Brazil padahal saat itu Brazil masih dalam kolonialisasi dari Spayol dan Portugal.

Nasionalisme

Peran Portugal selama jangka waktu menguasai Brasil, pada dasarnya adalah perantara antar koloni sebagai produsen dan pusat perekonomian Eropa sebagai konsumen. Memonopoli semua perdagangan dengan Brasil , Portugal memperoleh bagian keuntungan yang substansial, hal mana menimbulkan ketidaksenangan pemukim, sehingga mereka mulai mengusahakan perdagangan tanpa melibatkan Portugal . Perjuangan untuk menghalau invasi Belanda dan Perancis dari wilayah timur laut pada awal abad ke-17 menumbuhkan rasa persatuan diantara para pemukim.

Pertengahan abad ke –18 keinginan untuk merdeka semakin nyata, meskipun pergerakan melawan pemerintah Portugis masih bersifat kewilayahan. Konspirasi Minas (Inconfidência Mineira) terjadi di daerah pusat penambangan emas dahulu, dipimpin oleh seorang perwira kavaleri muda, Joaquim José da Silva Xavier, yang lebih terkenal dengan nama Tiradentes . Tiradentes memperoleh banak dukungan, terutama dikalangan intelektual yang mempunyai idealisme liberal yang sama mengilhami para ensiklopedis Perancis dan pemimpin revolusi Amerika. Konspirasi untuk kemerdekaan Brasil ini terbongkar dan pemimpinnya menerima hukuman berat. Tiradentes digantung di lapangan umum di Rio de Janeiro . Pergerakan-pergerakan lain terjadi di Pernambuco dan Bahia tetapi tidak berhasil mengalahkan dominasi Portugis saat itu.

Pengalihan dari Pengadilan Portugis ke Brasil ( 1808 – 1821 )

Pada tahun 1808 bersamaan dengan saat tentara Napoleon mulai melakukan invasi ke Portugal, keputusan dibuat untuk mengalihkan kerajaan dan peradilan Portugal ke Rio de Janeiro hingga tahun 1821. Dominasi Napoleon berakhir pada tahun 1815 namun Raja João VI lebih memilih untuk berada di Rio de Janeiro, sebelum akhirnya kembali ke Portugal pada tahun 1821 dan memberikan kuasa kepada putra mahkotanya.

Proklamasi Kemerdekaan ( 1822 )

Kurang dari satu tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 7 September 1822, Putra mahkota memproklamasikan kemerdekaan Brasil sebagai kerajaan dengan dirinya dinobatkan sebagai Emperor Pedro I tanggal 1 Desember 1822, atas pemikiran José Bonifácio de Andrada e Silva, seorang ahli geologis dan penulis terkemuka Brasil yang menjadi penasihat kepercayaan Putra mahkota. Berbeda dengan proses kemerdekaan Spanyol yang melalui peperangan, Portugal dan Brasil memilih negosiasi dengan Inggris sebagai perantara. Melalui peperangan singkat (1822-1824), Brasil menjadi kerajaan di bawah kekuasaan Dom Pedro I.

Republik Akhir dari Kerajaan: Penghapusan Perbudakan ( 1888 )

Penghapusan akhir dari perbudakan merupakan sebab utama jatuhnya kerajaan. Putri Isabel yang menjabat, menggantikan raja yang sedang berada di Eropa, menandatangani “Golden Law”( Lei Áurea ) yang menghapuskan perbudakan di Brasil. Setelah mengalami beberapa bulan krisis parliamenter raja diturunkan dari tahta pada tanggal 15 Nopember 1889 melalui pergerakan militer yang memproklamirkan pendirian republik. Perubahan tersebut berlangsung tanpa pertumpahan darah. Raja dan keluarga diminta meninggalkan Brasil ke pengasingan di Perancis. Kebanyakan tokoh terkemuka Brasil mendukung perubahan tersebut, termasuk diantaranya Baron of Rio Branco. Adalah kebijakannya berdiplomasi yang memungkinkan Brasil mengakhiri dengan perjanjian atau arbitrase, hampir semua perselisihan perbatasan yang saat itu belum terselesaikan.

Republik Baru ( 1930 – 1937 )

Yang disebut “Republik Pertama” berakhir pada tahun 1930 saat pemerintah digulingkan secara paksa. Tujuan utama gerakan revolusioner yang dikepalai oleh Getúlio Vargas ini adalah mereformasi sistem pemilihan dan politik dengan dukungan penuh oleh gubernur dari negara bagian São Paulo dan Minas Gerais. Getúlio Vargas memerintah selama 15 tahun berikut pada masa-masa sulit Brasil. Harga kopi menurun akibat depresi ekonomi dunia. Situasi politik internal Brasil dipengaruhi oleh krisis ekonomi serta benturan antara paham Nazi Jerman dan Fasis Itali dengan ideologi komunis yang mempengaruhi sekelompok minoritas militer.

Pasca Perang Brasil ( 1945 – 1964 )

Brasil mengalami masa lima tahun percepatan ekspansi ekonomi dibawah pimpinan Presiden Juscelino Kubitschek (1956-1961), pendiri Brasília. Penggantinya adalah Presiden Jânio Quadros yang hanya menjabat kurang dari setahun. Wakil Presiden Quadros adalah João Goulart, yang disumpah menjadi Presiden hanya setelah konggres dengan pertimbangan singkat memberikan suara secara parliementer dan secara drastis membatasi kekuasaan Presiden. Dalam suatu plebisit empat bulan kemudian, Presiden Goulart berhasil mempertahankan sistem presidensial lama. Inflasi dan polarisasi politik menyebabkan dua setengah tahun keresahan sosial politik dan krisis perekonomian. Kekhawatiran akan paham Marxist yang dianut Goulart, kaum militer menyingkirkannya dalam suatu kudeta pada tanggal 31 Maret 1964.

Selama Perang Dunia II, Brasil mengirim 25.000 tentaranya ke Italia untuk turut berperang melawan nazi-fasisme dan dari jumlah itu, 5.000 diantaranya meninggal di tanah Italia dalam berperang membela demokrasi. Di Pistoia-Itali, terdapat satu kuburan yang dibangun untuk memperingati para serdadu Brasil itu.

Pemerintah Militer ( 1964 – 1985 )

Periode ini ditandai dengan pemerintahan lima presiden, kesemuanya jenderal militer. Pertama, Presiden Castello Branco, dengan paham anti komunis mengusahakan stabilitas situasi politik dan perekonomian negara. Pada tahun 1968, di masa pemerintahan Presiden Arthur da Costa e Silva, strategi pekonomian nampaknya tercapai. Inflasi dapat dibatasi dan perusahaan-perusahaan asing mulai berinvestasi. Presiden Costa e Silva mengundurkan diri pada tahun 1969 karena sakit. Pemerintahan diambil alih oleh militer, lalu dua bulan kemudian Presiden Emílio Garrastazu Médici memerintah. Antara 1967-1974 laju pertumbuhan ekonomi Brasil termasuk salah satu tertinggi di dunia. Pada pertengahan tahun 1970an Presiden Ernesto Geisel memelopori proses restorasi demokrasi. Pada tahun 1979 João Baptista Figueiredo dilantik menjadi presiden dan beliau menerapkan kebijakan politik seperti restorasi hak-hak politik yang sebelumnya ditiadakan. Banyak dari mereka yang diasingkan diijinkan kembali. Tahun ini juga ditandai dengan tuntuan rakyat untuk re-demokratisasi. Pada tahun 1982 negara melakukan pemilihan langsung untuk gubernur-gubernur negara bagian, yang merupakan pertama kalinya dilakukan sejak 1965.

Pada 3 Oktober 1994 pemilih memberi 78 juta suara bagi Presiden baru Republik. Fernando Henrique Cardoso, seorang sosiologis yang sebelumnya adalah menteri keuangan yang bertanggung jawab atas perencanaan perekonomian Presiden Franco, memperoleh kemenangan mutlak untuk memenangkan kursi kepresidenan pada putaran pertama pemilihan. Ia mulai menjabat 1 Januari 1995 untuk masa jabatan 4 tahun. Di masa awal pemerintahannya Brasil mengalami penurunan tetap dalam laju inflasi, gagasan-gagasan baru untuk pertumbuhan perekonomian dan kematangan tindakan pemerintah dalam reformasi sosial. Presiden Cardoso dipilih untuk masa jabatan kedua pada 4 Oktober 1998 dan berakhir pada 1 Januari 2003. Pada pemilihan presiden yang dilangsungkan tahun 2002 Luiz Inácio Lula da Silva dari partai buruh terpilih menjadi Presiden Brasil yang berikutnya, untuk masa jabatan Januari 2003 hingga Desember 2006.

Sejarah interaksi Brazil yang di samping saya buat berdasarkan perjalanan Historis dari Brazil yang melatar belakangi perjanjian tersebut,,,

Keterlibatan dalam Perang

Perang Dunia I

Perang Dunia II

Pasukan Penjaga Perdamaian

Keikut sertaan dalam PD I dan PD II

Presiden Brazil Wenceslau Braz bekerjasanma bengan sekutu dan menyatakan perang tehadap Jerman Pada Perang Dunia I dan Ke-2, Kerjasama yang dilakukan dengan sekutu meliputi, membantu dalam menyediakan angjatan Udara pada saat itu, dan patrol di kawasan Atlantik Utara, dan ikut dalam penyerangan ke Itali setelah mendeklarasikan perang terhadap Blok/Front Timur.

PD I menelan korban : dari pihak sekutu, Sekutu: 5.497.600

Bersama dengan Argentina, Cili, dan U.S., Brazil adalah satu penjamin Dari perdamaian/damai proses Peru-Ecuador. Brazil adalah anggota PBB yang mengambil peran dalam sebangai agen khusus yang telah menyokong pasukan PBB sebagai pasukan penjaga perdamaian di Timur Tengah,konflik Kongo-Belgia, Cyprus, Mozambique, Angola, Timur Timor, dan konflik yang terjadi di Haiti. Brazil sekarang ini memimpin memimpin pasukan perdamain di Haiti. Brazil bertindak sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB dari 2004-2005. Sebelum ini, brazil telah menjadi anggotan tidak tetap Dewan Keamanan PBB sebanyak 8 kali. Dan Brazil sekarang sedang melobi untuk menjadi anggota tetap Dewan Keamanan PBB.

Keterlibatan dalam Perjanjian Internasional

Brazil konsern sangat besar terhadap upaya penyelamatan Lingkungan karena Brazil merupakan negara yang memiliki Hutan terbesar di dunia serta menjadi penyumbang O2 bagi dunia..

Intuk itu peran sertanya dalam penyelamatan lingkungan sangat di perhatikan oleh pemerintahasn Brazil.

1. Ikut menandatangani Protokol Kyoto yang merupakan kesepakatan internasional untuk melaksanakan UNFCCC, diadopsi dalam Konferensi Para Pihak (COP)-3 di Kyoto, Jepang, 11 Desember 1997, dan diberlakukan mulai 16 Februari 2005.

2. Pada 1982 Majelis Umum PBB di Nairobi menyetujui Resolusi 2997 tentang the World Charter for Nature yang juga dikenal dengan nama Nairobi Declaration yang merangkum negara-negara di dunia untuk bersama-sama menyelamatkan lingkungan.

3. The Rio Declaration 5 Juni 1992- yang menghasilkan 27 principles untuk menjamin perlindungan lingkungan dan pembangunan yang bertanggung jawab. Deklarasi Rio menelurkan ‘’Precautionary principle’’ dan prinsip pembangunan yang ‘’common but differentiated responsibilities’’. Konferensi ini kemudian melahirkan Commission on Sustainable Development (CSD) dan sejumlah konvensi pada beberapa konferensi dunia:

4. Dan kesepalakan-kesepakatan yang di tandatangani mengenai liongkungan diantaranya UN Conference on the Environment and Development (Earth Summit) 1997 di Brazil, lalu UN Conference on Sustainable Development (World Summit on Sustainable Development) 2002 di Afrika Selatan, dan kali ini diusulkan untuk dilaksanakan UN Conference on Ocean Management (World Ocean Summit) 2009 di Indonesia

2. Resume Weekly News (event)

(a) Berdasarkan Weekly news, Uraikan dalam 200 kata, kondisi real yang terjadi di negara masing-masing :

Kondisi dari Brazil saat ini relatif stabil di bandingkan pada saat tahun 1990an yang mengalami resesi sulit di bidang perekonomian dan revolusi sosial yang terjadi d sana. Keadaan tersebut tidak terlepas dari pemerintahan Presiden Lula Da Silva yang mampu membawa Brazil negara mampu memainkan perannya di kawasan dengan membentuk kerjasama kawasan Amerika Selatan UNION OF SOUTH AMERIKA NATIONS yang menghasilkan perjanjian UNASUL yang membehas tentang adanya perdagangan bebas di antara negara-negara kawasan tersebut. Keadaan Brazil sekarang sudah sangat berkembang bahkan negara paling maju di bandingkan dengan negara di Amerika Selatan lainnya, indikator itu dapat terlihat dari tigkat pendapatan mereka yang lebih tinggi dari negara lainya. Dari segi perpolitikannya juga mereka lebih stabil dari pada periode-periode sebelumnya yang selalu terlibat kudeta-kudeta akibat ketidak puasan terhadap pemerintahan yang berkuasa. Pemerintahan Lula yang cenderung pro terhadap nasib buruh dan sangat melindungi pekerja-perja di Brazil, karena dari segi sejarah politik dari sosok Lula ini berawal dari partai buruh yang mereinh dukungan setelah partainya memenangkan pemilu. Dukungan rakyat itu pula yang melanggengkan kekuasaan Lula sampai saat ini. Dari segi perhatiannya terhadap aksi ilegal loging di Hutan Amazon smasih tetap dilakukannya dalam melindungi lingkungan yang merupakan termasuk aset dunia dalam bidang lingkungan menjaga Global Warming (Pemanasan Global).

(b) Kaitkan kondisi real tersebut dengan basis keseluruhaan kapabilitas negara. Kemukakan alasan mengapa kondisi tersebut (resume weekly news) terjadi. Uraikan dalam 100 kata :

Berdasarkan analisa yang bisa dipaparkan dari berita-berita yang di beritakan dari pemerintahan Brazil tentang perpolitikan disana baik itu politik dalam negrinya maupun politik luar negerinya. Brazil meeupakan negara di Amerika Selatan yang dianugrahi wilayah yang sangat luas serta sumber daya yang melimpiah dan jumlah penduduk yang banyak pula. Peran brazil kian nampak ketika Brazil membentuk bersama-sama dengan negara-negara di kawasan tersebut yang di bentuk pada Konferensi Tingkat Tinggi di Brazil. Peran aktif Brazil dalam membangun kerjasama kawasan ini membuat Brazil memiliki peraruh yang sangat besar di kawasan ini, peranserta Brazil lainnya yaitu upaya Brazil, UNICEF, ECPAT dan sejumlah organisasi internasional berkumpul dalam Convention on the Rights of the Child yang akan dilaksanakan di Rio de Janeiro hari ini yang mengundang pemerintah kalangan masyarakat dunia dan kalangan muda, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari UN Study on Violence against Children. Kongres Dunia ini, akan dilaksanakan di Rio de Janeiro, sebagai tujuan utamanya yaitu untuk mengurangi permasalahan ekploitasi anak dan remaja di dunia khususnya di Brazil, termasuk juga penjualan anak untuk tujuan ekploitasi anak untuk tujuan seksual, kekerasan pada anak di internet dan pornografi anak, ekploitasi seksual di sekolah dan lingkungan pergaulan sekitar. Kerjasama baru akan di buat, sebagai contoh Pembentukan religious Leaders and parliamentarians, and the private sector. dalam kerjasama-kerjasama kawasan juga Brazil menjadi motivator dalam proses kerjasama antara kawasan Aerika dengan Eropa, tujuan dari di kerjasama ini adalah sebagai upaya kerjasama keamanan di sesama negara-negara Amerika Selatan”mengikuti-sampai kemitraan strategis yang diperlihatkan di puncak EU-Brasil pertama pada Juli 2007, didesain untuk melebar dan memperdalam kerjasama mereka di bidang seperti teknologi, uang kembalian iklim, ilmu pengetahuan, lingkungan dan pendidikan

3. Kemukakan argumentasi tentang kapabilitas negara Anda, bila dibandingkan dengan negara-negara kelompok kawasannya (30 poin)

Brazil adalah negeri yang besar. Wilayah teritorialnya adalah yang terluas dari seluruh negara Amerika Latin. Alam memberikan Brazil banyak sumberdaya, dan areal hutannya yang luas menjadi paru-paru bagi dunia. Penduduknya salah satu yang terbesar di dunia, menjadikan negara ini negara raksasa. seorang William L. Schurrz menyebut Brazil sebagai “The Infinite Country”3. Tentunya menjadi tidak lengkap kiranya jika pembahasan mengenai Amerika Latin tidak menyertakan kajian atas negeri ini. Pandangan mengenai kemungkinan Brazil menjadi negara besar di dunia didasarkan beberapa analisa berikut :

1. Dilihat dari Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM), Ekonomi;

Ø Dilihat dari luas wilyah dari negara Brazil memiliki wilayah yang piling luas jika dibandingkan dengan negara-negara di Amerika Latin lainnya dan dari segi Ekonomi Brazil berhasil melakukan diversifikasi ekonomi tidak hanya di bidang industri tetapi juga di bidang jasa dengan sama baiknya. Selama awal dekade 1990an, sektor perbankan mencapai 16 persen dari GDP. Sektor finansial ini mendukung industrialisasi Brazil. Bursa saham di Sao Paulo dan Rio de Janeiro sebagai tempat untuk melakukan privatisasi.

Ø Pemerintahan Brazil dikaruniai sumberdaya alam yang besar. Di bumi Brazil, terkandung banyak mineral dan sumber daya lainnya yang belum sepenuhnya tereksplorasi. Tinggal bagaimana pemerintah melakukan akomodasi terhadap kepentingan swasta untuk melakukan eksplorasi dan kepentingan publik untuk turut mendapakan keuntungan atasnya. Pemerintahan Lula da Silva bagaimana pun tidak anti terhadap investasi, namun menitikberatkan pada redistribusi yang lebih berkeadilan.

Ø Brazil masih menyimpan cadangan mineral yang besar (jika bukan yang terbesar di dunia) berupa bijih besi, termasuk tembaga dan emas. Sumberdaya mineral terutama penting untuk ekspor dan sebagai material untuk industri. Yang paling penting adalah bijih besi, emas, tembaga, seng, bauksit, mangan, dan timah. Seangkan materi non metalnya adalah semen, garam, berlian, dan fosfat.

Ø Hutan Brazil merupakan penghasil karet, timber, dan minyal palem. Pada 2000, 63 persen wilayah Brazil terdiri dari hutan (telah termasuk area luas dari hutan hujan tropis). Hutan hujan ini tidak hanya menyediakan timber, tetapi juga karet, minyak palem, karbon pensil, dan kacang Brazil. Negeri ini juga memproduksi beragam hasil tanam.

Ø Selama pemerintahan Lula, perdagangan Brazil meningkat secara dramatis. Merubah angka-angka defisit menjadi surplus sejak 2003. Pada 2004 surplus mencapai 29 milyar dolar Amerika Serikat karena peningkatan substansial pada permintaan dunia atas produk Brazil (terutama datang dari China).

Ø Di sektor migas, perusahaan minyak Petrobras agaknya menjadi cukup terkenal belakangan ini karena mampu melakukan ekspansi produksi ke beberapa negara lain, seperti operasinya di Bolivia. Cadangan minyak Brazil memang termasuk menengah, namun hal ini bisa ditanggulangi dengan pemakaian hidroelektrisitas yang memanfaatkan banyak sungai di negeri ini. Pemerintahan melakukan program ambisius untuk mengurangi ketergantungan akan impor minyak. Sebelumnya Brazil tergantung pada 70 persen impor, namun pada tahun 2006 negeri itu berhasil mencukupi kebutuhan dalam negerinya. Brazil adalah salah satu dari produser hidroelektrik dengan kapasitas sekitar 58.000 megawatt. Energi ini memenuhi 92 persen kebutuhan listrik Brazil. Dua proyek hidroelektrik, Dam Itaipu di Sungai Panama yang berkapasitas 12.600 megawatt dan Dam Tucurui di daerah Para bagian Utara Brazil dioperasikan. Sedangkan reaktor nuklir, Angra I dekat kota Rio de Janeiro telah dioperasikan selama 10 tahun ini. Angra II masih dikonstruksikan sedang Angra III dalam perencanaan. Reaktor-reaktor ini akan menambah persedian energi sebesar 3.000 megawatt lagi.

2. Brazil memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi negara yang kuat baik dikawasan maupun di dunia;

Ø Dikawasan Amerika Selatan Brazil merupakan negara yang memimpin negara tersebut, hal tersebut dikarenakan Brazil berhasil memaikan peran sebagai penggagas kerjasama kawasan di Amerika tersebut Brazil telah memainkan peran yang penting dalam hubungan internasional di kawasan Selatan Benua Amerika. Meski negeri ini mewarisi tradisi Portugal, di mana sebagian Amerika Latin adalah bekas koloni Spanyol, namun keberadaan dan posisinya akan sangat berpengaruh dalam trend maraknya ide-ide sosialisme. Tentu saja, Brazil adalah salah satu negara yang mengawali trend tersebut. Namun, pembahasan karakter sosialisme pemerintahan Brazil saat ini mejadi menarik karena perbedaannya dengan sosialisme yang lebih dahulu diterapkan di Kuba dan sosialisme yang belakangan diserukan oleh Hugo Chavez dan Evo Morales. Banyak kalangan menilai sosialisme pemerintah Brazil lebih moderat.

Ø Brazil merupakan salah satu negara yang paling terindustrialisasikan di Amerika Latin, dengan modernisasi yang relatif cepat dan populasi urban yang semakin besar. Segera, kekayaan dari hasil sumberdaya alam, manufaktur, dan beberapa industri menjadikan Brazil sebagai perekonomian terbesar di Amerika Selatan

Ø Brazil memainkan peran sebagai pemimpin di Amerika Selatan baik dalam usahanya menggalang keamanan kolektif, maupun menggalang kerjasama kooperasi ekonomi di kawasan, Brazil bergabung dengan Organisasi Negara Amerika (OAS), yang merupakan perjanjian inter-Amerika yang merupakan timbale-balik dari Perjanjian Rio, Brazil memprioritaskan Kerjasama di kawasan untuk membangun kawasan tersebut secara tidak langsung mampu meningkatkan daya tawar Brazil di luar negeri atau di kancah internasional, Brazil yang merupakan salah satu pendiri sekaligus anggota dari Asosiasi Pengintegrasian Amerika Latin (ALADI), dan termasuk dalam organisasi Masyarakat negara-negara selatan Amerika (CASN), dan MERCOSUL, yaitu merupakan suatu perserikatan negara-negara Amerika Latin: diantaranya, Argentina, Uruguay, Negara Paraguay, Venezuela dan Brazil, dengan Cili, Bolivia, Negara Peru, Kolumbia, dan Ecuador sebagai anggota peninjau

Ø Keterlibatan Brazil dalam menciptakan kedamaian didunia di buktikan dengan keikutsertaan Brazil sebagai Penjamin dari Proses perdamaian di Ecuador, yang berada di bawah mandat PBB sebagai pasukan perdamaian di wilayah-wilayah yang terjadi konflik, diantaranya sebagai pasukan perdamaian di Timur Tengah, Kongo, Belgia, Cyprus, Mozambique, Angola, Timor Timur, dan yang terakhir memimpin misi pasukan perdamaian di Haiti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: