ANALISIS POTENSI NEGARA BRAZIL MENJADI NEGARA ADIDAYA

Brazil adalah negeri yang besar. Wilayah teritorialnya adalah yang terluas dari seluruh negara Amerika Latin. Alam memberikan Brazil banyak sumberdaya, dan areal hutannya yang luas menjadi paru-paru bagi dunia. Penduduknya salah satu yang terbesar di dunia, menjadikan negara ini negara raksasa. seorang William L. Schurrz menyebut Brazil sebagai “The Infinite Country”3. Tentunya menjadi tidak lengkap kiranya jika pembahasan mengenai Amerika Latin tidak menyertakan kajian atas negeri ini. Pandangan mengenai kemungkinan Brazil menjadi negara besar di dunia didasarkan beberapa analisa berikut :

1. Dilihat dari Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM), Ekonomi;

Ø Dilihat dari luas wilyah dari negara Brazil memiliki wilayah yang piling luas jika dibandingkan dengan negara-negara di Amerika Latin lainnya dan dari segi Ekonomi Brazil berhasil melakukan diversifikasi ekonomi tidak hanya di bidang industri tetapi juga di bidang jasa dengan sama baiknya. Selama awal dekade 1990an, sektor perbankan mencapai 16 persen dari GDP. Sektor finansial ini mendukung industrialisasi Brazil. Bursa saham di Sao Paulo dan Rio de Janeiro sebagai tempat untuk melakukan privatisasi.

Ø Pemerintahan Brazil dikaruniai sumberdaya alam yang besar. Di bumi Brazil, terkandung banyak mineral dan sumber daya lainnya yang belum sepenuhnya tereksplorasi. Tinggal bagaimana pemerintah melakukan akomodasi terhadap kepentingan swasta untuk melakukan eksplorasi dan kepentingan publik untuk turut mendapakan keuntungan atasnya. Pemerintahan Lula da Silva bagaimana pun tidak anti terhadap investasi, namun menitikberatkan pada redistribusi yang lebih berkeadilan.

Ø Brazil masih menyimpan cadangan mineral yang besar (jika bukan yang terbesar di dunia) berupa bijih besi, termasuk tembaga dan emas. Sumberdaya mineral terutama penting untuk ekspor dan sebagai material untuk industri. Yang paling penting adalah bijih besi, emas, tembaga, seng, bauksit, mangan, dan timah. Seangkan materi non metalnya adalah semen, garam, berlian, dan fosfat.

Ø Hutan Brazil merupakan penghasil karet, timber, dan minyal palem. Pada 2000, 63 persen wilayah Brazil terdiri dari hutan (telah termasuk area luas dari hutan hujan tropis). Hutan hujan ini tidak hanya menyediakan timber, tetapi juga karet, minyak palem, karbon pensil, dan kacang Brazil. Negeri ini juga memproduksi beragam hasil tanam.

Ø Selama pemerintahan Lula, perdagangan Brazil meningkat secara dramatis. Merubah angka-angka defisit menjadi surplus sejak 2003. Pada 2004 surplus mencapai 29 milyar dolar Amerika Serikat karena peningkatan substansial pada permintaan dunia atas produk Brazil (terutama datang dari China).

Ø Di sektor migas, perusahaan minyak Petrobras agaknya menjadi cukup terkenal belakangan ini karena mampu melakukan ekspansi produksi ke beberapa negara lain, seperti operasinya di Bolivia. Cadangan minyak Brazil memang termasuk menengah, namun hal ini bisa ditanggulangi dengan pemakaian hidroelektrisitas yang memanfaatkan banyak sungai di negeri ini. Pemerintahan melakukan program ambisius untuk mengurangi ketergantungan akan impor minyak. Sebelumnya Brazil tergantung pada 70 persen impor, namun pada tahun 2006 negeri itu berhasil mencukupi kebutuhan dalam negerinya. Brazil adalah salah satu dari produser hidroelektrik dengan kapasitas sekitar 58.000 megawatt. Energi ini memenuhi 92 persen kebutuhan listrik Brazil. Dua proyek hidroelektrik, Dam Itaipu di Sungai Panama yang berkapasitas 12.600 megawatt dan Dam Tucurui di daerah Para bagian Utara Brazil dioperasikan. Sedangkan reaktor nuklir, Angra I dekat kota Rio de Janeiro telah dioperasikan selama 10 tahun ini. Angra II masih dikonstruksikan sedang Angra III dalam perencanaan. Reaktor-reaktor ini akan menambah persedian energi sebesar 3.000 megawatt lagi.

2. Brazil memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi negara yang kuat baik dikawasan maupun di dunia;

Ø Dikawasan Amerika Selatan Brazil merupakan negara yang memimpin negara tersebut, hal tersebut dikarenakan Brazil berhasil memaikan peran sebagai penggagas kerjasama kawasan di Amerika tersebut Brazil telah memainkan peran yang penting dalam hubungan internasional di kawasan Selatan Benua Amerika. Meski negeri ini mewarisi tradisi Portugal, di mana sebagian Amerika Latin adalah bekas koloni Spanyol, namun keberadaan dan posisinya akan sangat berpengaruh dalam trend maraknya ide-ide sosialisme. Tentu saja, Brazil adalah salah satu negara yang mengawali trend tersebut. Namun, pembahasan karakter sosialisme pemerintahan Brazil saat ini mejadi menarik karena perbedaannya dengan sosialisme yang lebih dahulu diterapkan di Kuba dan sosialisme yang belakangan diserukan oleh Hugo Chavez dan Evo Morales. Banyak kalangan menilai sosialisme pemerintah Brazil lebih moderat.

Ø Brazil merupakan salah satu negara yang paling terindustrialisasikan di Amerika Latin, dengan modernisasi yang relatif cepat dan populasi urban yang semakin besar. Segera, kekayaan dari hasil sumberdaya alam, manufaktur, dan beberapa industri menjadikan Brazil sebagai perekonomian terbesar di Amerika Selatan

Ø Brazil memainkan peran sebagai pemimpin di Amerika Selatan baik dalam usahanya menggalang keamanan kolektif, maupun menggalang kerjasama kooperasi ekonomi di kawasan, Brazil bergabung dengan Organisasi Negara Amerika (OAS), yang merupakan perjanjian inter-Amerika yang merupakan timbale-balik dari Perjanjian Rio, Brazil memprioritaskan Kerjasama di kawasan untuk membangun kawasan tersebut secara tidak langsung mampu meningkatkan daya tawar Brazil di luar negeri atau di kancah internasional, Brazil yang merupakan salah satu pendiri sekaligus anggota dari Asosiasi Pengintegrasian Amerika Latin (ALADI), dan termasuk dalam organisasi Masyarakat negara-negara selatan Amerika (CASN), dan MERCOSUL, yaitu merupakan suatu perserikatan negara-negara Amerika Latin: diantaranya, Argentina, Uruguay, Negara Paraguay, Venezuela dan Brazil, dengan Cili, Bolivia, Negara Peru, Kolumbia, dan Ecuador sebagai anggota peninjau

Ø Keterlibatan Brazil dalam menciptakan kedamaian didunia di buktikan dengan keikutsertaan Brazil sebagai Penjamin dari Proses perdamaian di Ecuador, yang berada di bawah mandat PBB sebagai pasukan perdamaian di wilayah-wilayah yang terjadi konflik, diantaranya sebagai pasukan perdamaian di Timur Tengah, Kongo, Belgia, Cyprus, Mozambique, Angola, Timor Timur, dan yang terakhir memimpin misi pasukan perdamaian di Haiti.

3. Langkah-langkah yang dilakukan Brazil untuk menjadi negara besar atau berpengaruh

Ø Langkah yang Brazil ambil di mulai dari bagaimana negara ini mulai membangun kekuatan di kawasan dan berusaha menempatkan diri sebagai pemimpin di kawasan dengan meningkatkan perekonomiannya dengan cara menjalin kerjasama dikawasan, karena tidak bisa dipungkiri untuk menjadi negara yang besar perekonomianya harus kuat dan mampu mendukung pembangunan serta mampu melebarkan sayapnya keluar negeri.

Ø Brazil bergabung dengan Organisasi Negara Amerika (OAS), yang merupakan perjanjian inter-Amerika yang merupakan timbale-balik dari Perjanjian Rio, Brazil memprioritaskan Kerjasama di kawasan untuk membangun kawasan tersebut secara tidak langsung mampu meningkatkan daya tawar Brazil di luar negeri atau di kancah internasional,

Ø Brazil yang merupakan salah satu pendiri sekaligus anggota dari Asosiasi Pengintegrasian Amerika Latin (ALADI),

Ø dan termasuk dalam organisasi Masyarakat negara-negara selatan Amerika (CASN), dan MERCOSUL

Ø Brazil bertindak sebagai suatu anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB dari 2004-2005. Dan 2007-2009 yang merupakan ke sembilankalinya diangkat menjadi Angota tidak tetap Dewan Keamanan

Ø Brazil juga mengincar menjadi Anggota Tetap Dewan Keamanan PBB yang saat ini masih di pegang oleh lima negara kuat  di duni.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: